{"id":28,"date":"2010-04-21T20:09:00","date_gmt":"2010-04-21T13:09:00","guid":{"rendered":"http:\/\/robinsaputra.blog.binusian.org\/?p=28"},"modified":"2010-04-21T21:22:00","modified_gmt":"2010-04-21T14:22:00","slug":"rumah-yang-bisa-berputar-360-derajat","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/robinsaputra.blog.binusian.org\/?p=28","title":{"rendered":"Rumah yang Bisa Berputar 360 Derajat"},"content":{"rendered":"<p>WINGHAM, KOMPAS.com \u2014<img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" src=\"..\/files\/2010\/04\/12-150x150.jpg\" alt=\"\" width=\"245\" height=\"188\" \/><img decoding=\"async\" title=\"More...\" src=\"http:\/\/robinsaputra.blog.binusian.org\/wp-includes\/js\/tinymce\/plugins\/wordpress\/img\/trans.gif\" alt=\"\" \/> Suami-istri  di Australia ini membangun sebuah rumah unik yang dapat berputar  mengikuti arah matahari.<\/p>\n<p>Rumah milik Luke dan Debbie Everingham di Wingham, New South Wales,  Australia, itu dapat berputar dalam satu lingkaran penuh atau 360  derajat. Rumah itu dibangun di atas sebuah meja putar sehingga  memungkinkannya bergerak mengikuti matahari.<\/p>\n<p>Kamar-kamar dari bangunan berbentuk oktagonal (bersegi delapan) itu  didesain untuk mendapat banyak cahaya, dan berkat bentuknya yang unik,  kamar-kaman ini juga tampak lebih luas. Semua kamar dikaitkan dengan  sebuah besi utama dan sambungan listrik di sekitar rumah.<\/p>\n<p>Mekanisme perputaran digerakkan oleh dua mesin listrik kecil yang  memiliki daya tidak lebih besar dari yang digunakan sebuah mesin cuci  dan dikontrol dengan menggunakan sebuah panel layar sentuh.<\/p>\n<p>Pasangan itu, yang menghabiskan dana sekitar Rp 6 miliar untuk  mendesain dan membangun rumah itu, mengungkapkan, ide pembangunan rumah  itu lahir saat mereka berdiskusi dengan tetangga tentang rumah baru  mereka. Para tetangga mengusulkan agar mereka membangun rumah yang  menghadap 15 derajat ke utara.<\/p>\n<p>Debbie Everingham menimpali usul itu dengan mengatakan, &#8220;Mengapa  tidak membangun sebuah rumah yang dapat berputar.&#8221; Suaminya, Luke  Everingham (47), tertantang. Luke mengatakan, &#8220;Langsung saja saya  berpikir. Pertama soal berat. Rumah rata-rata beratnya mencapai 20-30  ton. Berat tidak sulit, (itu urusan) mekanik dan rakayasa struktural.  Bentuk? Bentuk konvensional berupa prisma empat persegi panjang tidak  cocok. Setelah mencoba dengan gambar skala untuk menyelidiki bentuk  oktagonal dan lingkaran, saya terkejut. Sejumlah desain dan layout awal  tercipta.&#8221;<\/p>\n<p>Properti yang berdiameter 24 meter itu juga memiliki beranda  sepanjang tiga meter di sekelilingnya. &#8220;Ini merupakan sebuah tempat  magis untuk tinggal karena Anda bisa mendapakan hasil yang maksimal dari  cuaca dan lingkungan sekitar. Masalahnya hanya, Anda kadang-kadang  mengalami disorientasi,&#8221; kata Luke Everingham sebagaimana dilansir  Dailymail, Senin.<\/p>\n<p>sumber: <strong><a href=\"http:\/\/internasional.kompas.com\/read\/xml\/2009\/12\/07\/13005816\/keren.rumah.ini.bisa.berputar.360.derajat\" target=\"_blank\">http:\/\/internasional.kompas.com\/read\/xml\/2&#8230;tar.360.derajat<\/a><br \/>\n<\/strong><\/p>\n<p><img decoding=\"async\" title=\"More...\" src=\"http:\/\/robinsaputra.blog.binusian.org\/wp-includes\/js\/tinymce\/plugins\/wordpress\/img\/trans.gif\" alt=\"\" \/><\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>WINGHAM, KOMPAS.com \u2014 Suami-istri di Australia ini membangun sebuah rumah unik yang dapat berputar mengikuti arah matahari. Rumah milik Luke dan Debbie Everingham di Wingham, New South Wales, Australia, itu dapat berputar dalam satu lingkaran penuh atau 360 derajat. Rumah itu dibangun di atas sebuah meja putar sehingga memungkinkannya bergerak mengikuti matahari. Kamar-kamar dari bangunan &hellip; <\/p>\n<p class=\"link-more\"><a href=\"https:\/\/robinsaputra.blog.binusian.org\/?p=28\" class=\"more-link\">Continue reading<span class=\"screen-reader-text\"> &#8220;Rumah yang Bisa Berputar 360 Derajat&#8221;<\/span><\/a><\/p>\n","protected":false},"author":2081,"featured_media":0,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":true,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[1],"tags":[496],"class_list":["post-28","post","type-post","status-publish","format-standard","hentry","category-uncategorized","tag-unik"],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/robinsaputra.blog.binusian.org\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts\/28","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/robinsaputra.blog.binusian.org\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/robinsaputra.blog.binusian.org\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/robinsaputra.blog.binusian.org\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/users\/2081"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/robinsaputra.blog.binusian.org\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fcomments&post=28"}],"version-history":[{"count":3,"href":"https:\/\/robinsaputra.blog.binusian.org\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts\/28\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":36,"href":"https:\/\/robinsaputra.blog.binusian.org\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts\/28\/revisions\/36"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/robinsaputra.blog.binusian.org\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fmedia&parent=28"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/robinsaputra.blog.binusian.org\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fcategories&post=28"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/robinsaputra.blog.binusian.org\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Ftags&post=28"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}